Masjid di Indonesia
Temukan masjid di Indonesia di peta interaktif: alamat, fasilitas, dan jadwal salat yang dihitung dari koordinat.
Cari sebuah kota
Pencarian akan memusatkan peta pada area yang dipilih. Halaman kota dan masjid dirilis secara bertahap, negara demi negara.
Kota
Belum ada tempat terdaftar.
Lokasi
Mosque Finder mendata lebih dari 142.000 masjid dalam basis datanya.
Perbesar peta pada suatu area untuk menampilkan lebih banyak masjid.
Memuat peta…
Perbesar peta pada sebuah kota untuk menampilkan masjid.
Indonesia adalah negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, dengan lebih dari 230 juta umat Islam yang tersebar di lebih dari tujuh belas ribu pulau. Ribuan masjid, musala, dan surau menandai lanskap kepulauan ini, dari masjid raya di ibu kota provinsi hingga langgar kayu di desa pesisir dan pedalaman. Halaman ini menghimpun kota-kota Indonesia yang tercakup dalam direktori serta memberikan konteks sejarah dan panduan praktis untuk menelusurinya.
Sejarah masuknya Islam
Islam masuk ke Nusantara secara bertahap sejak abad ketiga belas, dibawa oleh pedagang dari Gujarat, Arab, dan Persia yang berlabuh di pesisir utara Sumatera dan Jawa. Kesultanan Samudera Pasai di Aceh, yang berdiri pada akhir abad ketiga belas, sering disebut sebagai kerajaan Islam pertama di kepulauan ini. Dari sana, ajaran Islam menyebar ke Malaka, pesisir Jawa, Maluku, hingga ke Sulawesi dan Kalimantan.
Peran Wali Songo, sembilan tokoh penyebar Islam di Jawa pada abad kelima belas dan keenam belas, membentuk wajah Islam Nusantara yang khas: berakar pada tradisi lokal, menerima wayang, gamelan, dan sastra Jawa sebagai sarana dakwah. Kesultanan Demak, Cirebon, Banten, Mataram, Aceh Darussalam, Ternate, dan Gowa menjadi pusat kekuasaan Islam yang meninggalkan warisan masjid, kitab, dan tradisi keagamaan yang masih hidup hari ini.
Kota dan wilayah utama
Peta sebaran masjid mengikuti geografi kepulauan dan sejarah kesultanan. Jakarta, Surabaya, Bandung, Medan, Semarang, Makassar, Palembang, dan Yogyakarta menampung kepadatan masjid tertinggi. Banda Aceh, yang dijuluki Serambi Mekkah, memiliki tradisi keislaman paling kental di negeri ini. Sumatera Barat dengan tradisi Minangkabau, Cirebon dan Demak dengan warisan Wali Songo, serta Madura dengan jaringan pesantrennya juga menjadi wilayah dengan identitas Muslim yang kuat.
Di setiap kota besar, Masjid Agung provinsi menjadi tengara utama, dikelilingi masjid jami di setiap kecamatan dan musala di tingkat lingkungan. Masjid Istiqlal di Jakarta, yang dibuka tahun 1978, adalah masjid terbesar di Asia Tenggara. Masjid Raya Baiturrahman di Banda Aceh, Masjid Agung Demak dengan atap tumpangnya, dan Masjid Raya Sumatera Barat di Padang termasuk ikon arsitektur nasional.
Keragaman aliran dan organisasi
Komunitas Muslim Indonesia bersifat plural. Dua organisasi keagamaan terbesar, Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah, menaungi ratusan juta anggota dan mengelola ribuan masjid, pesantren, sekolah, serta rumah sakit di seluruh negeri. NU berakar pada tradisi keulamaan pesantren dan lebih dekat dengan praktik keagamaan lokal, sementara Muhammadiyah menekankan pemurnian ajaran dan pendidikan modern. Selain keduanya, terdapat pula Persis, Al Washliyah, Mathla'ul Anwar, serta berbagai organisasi lokal maupun tarekat sufi.
Provinsi Aceh menerapkan syariat Islam melalui peraturan daerah khusus, satu-satunya di Indonesia. Di provinsi lain, mayoritas masjid dikelola oleh takmir setempat secara mandiri, tanpa afiliasi organisasi tunggal. Pluralitas ini jarang menjadi penghalang bagi jamaah: hampir semua masjid menyambut siapa pun yang datang untuk salat, tanpa pertanyaan mengenai afiliasi atau mazhab.
Arsitektur masjid Nusantara
Masjid tradisional di Jawa dan Sumatera memiliki ciri khas atap tumpang bertingkat, warisan pra-Islam yang beradaptasi dengan fungsi masjid. Masjid Agung Demak, dibangun pada akhir abad kelima belas, adalah contoh tertua dan paling dikenal dari langgam ini. Di Sumatera Barat, atap gonjong khas Minangkabau menjadi penanda masjid setempat. Di kawasan pesisir, pengaruh gaya Melayu, Persia, hingga Turki Utsmani tampak pada kubah dan menara.
Masjid modern yang dibangun sejak pertengahan abad kedua puluh cenderung mengadopsi kubah bawang dan menara tinggi bergaya Timur Tengah, sering kali dihiasi kaligrafi dan mozaik. Namun banyak arsitek kontemporer kembali mengeksplorasi bentuk lokal, seperti terlihat pada Masjid Al-Irsyad di Bandung atau Masjid 99 Kubah di Makassar.
Panduan praktis
Masjid di Indonesia tidak beroperasi dengan jam buka seperti museum. Pintunya terbuka menjelang setiap salat lima waktu, dan banyak masjid tetap dapat diakses di antara dua waktu salat pada siang hari. Salat Jumat menjadi puncak kegiatan mingguan, dengan jamaah yang meluap hingga ke halaman dan trotoar di masjid-masjid besar. Bulan Ramadhan adalah waktu paling ramai sepanjang tahun: salat tarawih setiap malam, buka puasa bersama yang terbuka untuk umum, serta iktikaf pada sepuluh hari terakhir.
Bagi pengunjung non-Muslim, memasuki masjid di luar waktu salat umumnya diperbolehkan selama menghormati aturan berpakaian: bahu dan kaki tertutup, kepala tertutup bagi perempuan, alas kaki dilepas sebelum masuk ruang salat, dan menjaga ketenangan di dalam. Beberapa masjid ikonik seperti Istiqlal di Jakarta bahkan menerima kunjungan wisata reguler dengan pemandu.
Cara menggunakan direktori ini
Halaman kota yang tertaut di bawah menghimpun masjid tiap kota atau kabupaten, dan setiap masjid memiliki halaman rinciannya sendiri: lokasi, kontak, fasilitas, sejarah, panduan praktis, dan jadwal salat yang dihitung khusus untuk titik koordinatnya. Data bersumber dari OpenStreetMap dan diperiksa sebelum diterbitkan. Belum semua masjid di Indonesia tercatat: daftar ini terus berkembang seiring verifikasi dan penambahan.